//
you're reading...
Artikel

Kiat Sukses UN SMA 2015

Tinggal beberapa jam lagi siswa-siswi SMA akan menempuh ujian nasional 2015. Bagi kebanyakan orang, inilah saat-saat yang mendebarkan, bukan hanya bagi siswa, tetapi juga bagi guru, sekolah, bahkan orang tua. Dan tidak jarang juga, segenap pemangku kepentingan di tiap daerah pun harap-harap cemas dengan bagaimana hasil UN di tiap daerahnya masing-masing, karena terkait dengan target keberhasilan ataupun gengsi daerah.

??????????

Apapun itu, yang lebih berkepentingan adalah siswa itu sendiri. Maka di tengah berbagai perubahan kebijakan, baik perubahan kurikulum maupun UN itu sendiri, sebaiknya siswa lebih bijak dalam menyongsong UN kali ini. Beberapa hal berikut ini semoga bisa membantu kita semua:

  1. Hadapi UN dengan rasa senang dan gembira. Bagaimanapun, mulai tahun ini fungsi nilai UN adalah untuk mengukur kemampuan kita sebagai siswa dan mengukur kualitas sekolah. Jadi kita justru semangat karena dengan mengikuti UN, kita bisa tahu sampai mana kemampuan kita dibandingkan dengan siswa lain di sekolah kita, siswa lain dalam daerah yang sama, maupun dibandingkan kemampuan siswa seluruh Indonesia. Karena kita nanti akan mendapatkan sertifikat hasil UN (SHUN). Di dalam sertifikat ini, selain tertulis nilai kita, juga tercantum nilai rata-rata UN sekolah dan nasional. Bukankah kita akan bangga jika kemampuan kita di atas rata-rata?
  2. Hadapi UN kali ini dengan rasa syukur, karena hasil UN tidak lagi digunakan untuk menentukan lulus tidaknya kita dari bangku putih biru. Rasa syukur yang direstui Tuhan adalah rasa syukur yang dilanjutkan dengan tanggung jawab untuk mempersiapkan UN ini dengan lebih giat dan lega karena bebannya yang berkurang dibanding tahun lalu.
  3. Kebanyakan orang menghadapi dan melaksanakan UN dengan motivasi jangka pendek. Artinya UN hanya dipandang sebagai sesuatu yang harus dilalui sebelum mengakhiri masa SMA. Sadari dan hadapi UN dengan motivasi jangka panjang. Keberhasilan UN adalah salah satu keberhasilan yang bisa memotivasi kita seumur hidup selanjutnya. Rasa bahagia saat sukses UN bisa kita kenang 10 tahun, 20 tahun, 30 tahun, dan bahkan bisa kita perlihatkan ke anak cucu kita nanti. Siapa tahu anak cucu kita akan termotivasi setelah melihat hasil perjuangan kita saat SMA.
  4. Yakin bahwa kita bisa. Kita telah dianugerahi otak yang sangat brillian yang bisa menampung informasi dan kemampuan yang tidak terbatas (bahkan belum penuh seandainya umur kita 30 juta tahun), kita dianugerahi panca indera yang lengkap, dianugerahi keberanian, dan dianugerahi kenangan bahagia saat sukses sebelumnya. Gunakan semua modal berharga itu untuk memotivasi diri kita…
  5. Selalu minta doa restu dari Tuhan, para guru, orang tua, adik kelas, rekan seperjuangan. Selain doa, dengan restu ini hati kita akan menjadi lebih tenang karena merasa didukung banyak orang.
  6. Selebihnya adalah trik soal hal teknis, yakni:
  • Setelah menerima naskah soal yang menyatu dengan lembar jawab UN (LJUN), check dan pastikan bahwa jumlah nomor soalnya benar. Jika nomor soal kurang, segera menghadap ke pengawas untuk diganti.
  • Isi identitas di LJUN dengan tenang dan teliti. Biarpun sudah hafal dengan nama dan nomor ujian kita, tetap gunakan kartu ujian kita sebagai panduan. Ikuti instruksi dari pengawas. Tuliskan juga nama dan nomor peserta ujian kita di naskah soal, sebagai cadangan jika LJUN kita hilang, ada bukti yang akan membantu nantinya.
  • Usahakan memisah LJUN dari naskah soal di awal, agar jika robek dan rusak saat memisahkannya, kita bisa segera meminta ganti. Jika di akhir maka akan runyam, karena kita akan mendapatkan naskah soal yang baru dan berbeda.
  • Setelah mulai mengerjakan, tandai dulu nomor soal yang kita yakin pasti bisa. Setelah ditandai (misalnya dengan melingkari nomor soalnya). Kerjakan nomor soal yang sudah kita tandai tadi. Beri tanda silang jawaban di naskah soal, kemudian pindahkan jawaban di LJUN. Setelah itu, kerjakan soal yang kita agak yakin, dan terakhir baru kerjakan soal yang kita tidak yakin. Dengan teknik ini, kita akan terhindar dari jebakan menghabiskan waktu di satu dua nomor soal. Jika jumlah soal 40 soal, disiplinkan untuk mengerjakan satu nomor soal maksimal 3 menit. Jika tidak bisa, pindah saja ke nomor selanjutnya.
  • Jika waktu ujian tersisa 10 menit, segera isi semua LJUN dan di naskah soalnya. Jangan lupakan untuk check ulang apakah identitas di LJUN kita sudah benar atau salah.
  • Selebihnya, kita serahkan semua kepada kehendak Tuhan. Kita bisa dengan tenang menunggu hasilnya.

Ok, semoga tulisan ini bisa membuat kita semua makin tenang saat menghadapi UN. Dengan ketenangan, semua yang telah kita serap selama persiapkan dapat kita gunakan dengan optimal. GBU…

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: